Sabtu, 25 Juni 2011

demi malamMu yang telah sunyi..
demi jiwa-jiwa yang terlelap karena keletihannya..
sungguh cinta ini membelengguku..
membuat aku menangisinya..
membuat jiwaku semakin melemah..

duhai Rabb penguasa malam..
ku hampiri Engkau dengan sejuta nestapa..
rengkuh! rengkuh aku dalam pelukanMu..
beri aku cinta yang menyemangati..
untuk menghapus luka hati..

duhai Rabb penggenggam jiwa..
redakan kegelisahanku..
matikan apa yang menjadi beban dan menggelayuti..
lapangkan jiwaku..
untuk menerima apa pun yang telah terqadar dalam hidupku..

Kamis, 16 Juni 2011

terhempas masa, bergulir waktu,
tak jua membuatku jera dalam menantimu..

detik-detik yang berlalu,
detak-detak yang menggilas,
tak jua membuatku jera,
mengakhiri segala harap..

wahai kekasih yang di rindukan jiwa,
temani aku menjalani rindu..

wahai cinta yang dinantikan raga,
dekati aku dengan baramu,

hangatkan aku, 

rengkuh aku,

aku hanya ingin bersamamu..
merayapi dinginnya malam,
menghangatkan jiwa dengan sujud-sujud panjang..
sembari berharap,
bahwa engkau mampu membawaku,
pada keabadian cintaNya..










*demi rasa yang semakin membuncah,
   yang mengalahkan rasio dan nalar,,
Hanya berdua denganmulah kebahagiaanku
Melukis hari
Seiring dalam cinta

Menjalani taqdir kita..

Aku jatuh cinta padamu..

Kau isi relungku dengan begitu indah
Hingga ku tak sanggup menghapusmu dalam jiwaku


Oh Pemilik Semesta

Tak henti kusenandungkan ayat penuh romansa
PadaMu ku berbagi bahagia, 


Kau berikan aku berjuta asa,
Kau kecapi aku cita bahagia,

Mengajakku mengenal rasa,
Mengajariku cara bercinta,


Oh Pemilik Cinta
Aku semakin mencintainya
Semakin..!
Hingga klimaks jiwa memancarkan cahaya,
Cahaya diatas Cahaya..

dan..

Disanalah Cinta Bertakhta...







*)kepada yang memberi cinta,,
  kepada yang memberi debaran di hati,
  kepada yang mengisi gairah dalam hati seluruh manusia,
  kepada yang memberikan kecemburuan hak milik,
  kepada Engkau Wahai Allaah 'azza wa jalla,,















Wahai Pemilik Cinta Semesta..
Sungguh sampai detik ini aku masih bertanya..
Adakah sebentuk cinta yang justru meneteskan airmata?
Adakah sebentuk cinta yang justru menorehkan lara?

Membuat jiwa menangisinya sepanjang usia?
Membuat raga menyesalinya sepanjang hayat?

Wahai kekasih hati,
Bisakah kau tetap pada jiwaku?
Untuk sekadar menghangatkannya?

Wahai belahan jiwa,
Sudikah engkau tinggalkan bayangmu?
Untuk sekedar aku merasakan...
Bahwa kau masih di sisiku,
dan
Mencintaiku...










*jangan larang aku mencintaimu,
tidak lebih dari satu,
itu saja....

Rabu, 15 Juni 2011

..karena aku mencintaimu..

“Bahwa seseorang mengunjungi saudaranya di desa lain, lalu Allah mengutus malaikat untuk membuntutinya. Tatkala malaikat menemaninya malaikat berkata,
“Kau mau kemana ?”
Ia menjawab, “Aku ingin mengujungi saudaraku di desa ini”
Malaikat terus bertanya, “Apakah kamu akan memberikan sesuatu pada saudaramu ?”
Ia menjawab, “Tidak ada, melainkan hanya aku mencintainya karena Allah SWT”
Malaikat berkata, “Sesungguhnya aku diutus Allah kepadamu, bahwa Allah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai orang tersebut karena-Nya” (H.R. Muslim)
Tiga cinta yang manis
Tiga perkara, yang barang siapa memilikinya, ia dapat merasakan manisnya iman, yaitu cinta kepada Allah dan Rasul melebihi cintanya kepada selain keduanya, cinta kepada seseorang karena Allah dan membenci kekafiran sebagaimana ia tidak mau dicampakan ke dalam api neraka” (H.R. Bukhari-Muslim)

Selasa, 07 Juni 2011

"jangan paksa aku untuk membencimu,
disaat seluruh manusia di dunia membencimu,
dan jangan larang aku untuk mencintaimu disaat
tidak ada lagi orang yang mencintaimu"


Sampai kapanpun...
aku tidak akan berubah,
karena aku Mencintai JIWAMU,
apapun yang terjadi.






Rabb..
jika ini suatu taqdirMu,
buatlah jiwa ini ikhlas menerimanya..

jika ini merupakan kehendakMu,
buatlah jiwa ini ridho karenanya..

jika ini merupakan anugerahMu,
buatlah aku mensyukurinya..

Rabb..
Jangan hadirkan perasaan kehilangan, 
perih, 
dan tersakiti..

bahwa langkah kaki ini tiada tanpa sepengetahuanMu..
bahwa apapun yang terjadi adalah berdasar pada catatanMu..

sungguh.
nafas, hidup, dan cinta ini hanya untukMu. 

pertemuan, perpisahan hanya akan berakhir pada muara keikhlasan.. 
atas kehendakMu yaa Rabb.
sekehendakMu..











*)AKU MENCINTAIMU Lebih dari yang KAU KIRA!
Sungguh. Sangat.