Senin, 01 Desember 2014

aku menangis,

menangisimu?
sepertinya tidak..
..

lantas?

.. aku menangisi masa ..
ya.
aku menangisi setiap detik yang menyertaiku selama ini..
aku menangisi setiap jengkal kehidupanku,
dan, bahkan..
aku menangisi setiap detil kebahagiaanku..
..

aku menangis.
bukan menangisimu.
..
aku menangisi setiap detik.
setiap jengkal.
dan setiap detil..
.. membuatku sesak.
akan apa?

akan suatu masa dimana aku mampu mengenang segalanya.
segala sesakku sebagai manusia.
segala rinduku sebagai jiwa.
segala nafsuku sebagai raga.
..

aku menagis.
ya.
aku menangis dalam tangis.
begitu saja.
pada setiap detik. pada setiap jengkal. pada setiap detil.
..
bukan menangisimu.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar